MusicReviews

Ditikam oleh Tikam Lewat Delusif

Melepas Jurnal Amarah di 2017 lalu, salah satu band metal asal Surabaya, Tikam, kembali lagi hadir dengan sebuah single baru bertajuk  Delusif. Tiga tahun jelas bukan waktu yang sebentar, namun penantian panjang ini cukup terbayarkan lunas lewat Delusif.

Bagaiamana tidak, kalau kita menilik 14 track yang tersaji di Jurnal Amarah, Delusif memiliki durasi yang boleh dibilang cukup panjang, 4 menit lebih sedikit, jadi sarana waktu yang digunakan band ini untuk menyuarakan raungan kencang soal pencarian sebuah tempat untuk menumpahkan potensi penuh dari seseorang.

Sebuah pesan sederhana yang disuarakan dengan cukup menarik oleh Tikam. Saya sendiri sebetulnya bukan maniak musik-musik kencang seperti ini, namun apa yang dituangkan Tikam dalam lirik Delusif tampaknya terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. “ Aku berkhianat kepada cahaya, kepada gelap aku bersenggama” atau lirik macam “tak bisa dibakar neraka, tak bisa dibujuk surga” , barisan lirik yang seharusnya cukup komersil untuk menghiasi status sosial media anak edgy kekinian.

Jangan lupakan juga sebuah video lyric yang dirilis berbarengan dengan single ini. Tampilan kreasi dari Cak Boker dan Insting creative , menghasilkan satu video yang membangkitkan memori soal tampilan sebuah game horor, dengan kemunculan badut seram , hantu berterbangan, zombie, dan sedikit sentuhan jumpscare sebagai pemanis, membuat kita bisa memberikan rasa maaf akan penantian panjang yang dibutuhkan Tikam untuk melahirkan karya barunya.

Mengamini judul press relese mereka, yang mengatakan kalau single ini adalah sebuah penanda babak baru untuk band yang pernah masuk ke nominasi AMI Awards untuk produksi metal/hardcore terbaik di medio 2018 lalu, Delusif jelas merupakan sebuah penanda yang cukup menyenangkan untuk disimak, sambil sedikit menyimpan harap agar karya-karya mereka berikutnya tidak lagi membutuhkan hitungan tahun untuk lahir.

Related posts
MusicReviews

Melewati Batas Dua Alam Bersama Danilla

MusicReviews

Got A Feeling, Debut Menyenangkan dari Brina

MovieReviews

Film Semesta, Cerita Tentang Mereka para Perawat Bumi

MusicReviews

Moogies, Cita Rasa Britpop dengan Kearifan Lokal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *